Kegiatan Pelatihan Terapi Pemaafan

Manusia dalam interaksinya dengan lingkungan sosial tidak lepas dari kemungkinan terjadinya konflik satu sama lain. Konflik juga akan menyebabkan munculnya energi-energi negatif, berupa kemarahan, kekecewaan, kesedihan, frustrasi, dan sebagainya yang dapat mempengaruhi kondisi mental maupun fisik individu dalam berbagai latar kehidupan. Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk menyelesaikan konflik adalah dengan melakukan pemaafan pada orang yang menimbulkan konflik atau juga memberikan maaf pada diri sendiri. Dengan memberikan maaf, individu akan lebih dapat melanjutkan kehidupannya dan tidak terkungkung dalam situasi konflik terus-menerus.


Dalam menangani kliennya, Pusat Layanan Psikologi di Universitas Gunadarma tidak jarang menemukan kasus-kasus terjadinya konflik yang berbuntut pada kondisi gelisah berkepanjangan, tidak dapat tidur, tidak berdaya, bahkan adanya keinginan untuk mengakhiri hidup. Terapi pemaafan merupakan salah satu intervensi yang perlu dipelajari agar para konselor dalam menjalankan perannya sebagai helper, dapat membantu klien keluar dari permasalahannya dan membantu klien mencapai kondisi sejahtera.
Oleh karena itu, Pusat Layanan Psikologi Universitas Gunadarma mengadakan Pelatihan Terapi Pemafaan bagi umumnya staf pengajar di Fakultas Psikologi, dan khususnya yang berprofesi psikolog dengan pemateri Ibu Dr. Ni Made Taganing Kurniati, MPsi., Psikolog (Peneliti dan Praktisi Terapi Pemaafan) dan dilaksanakan pada pada Kamis – Jumat, 27-28 Juni 2024 pada pukul 9.00-16.00 WIB menggunakan Platform Zoom Meeting.
Pelatihan diikuti oleh 29 peserta dimana setiap peserta mendapatkan kesan tersendiri dari pelatihan tersebut, seperti dapat mengembangkan pengetahuan mengenai penerapan strategi pemaafan, bisa membantu orang lain dalam praktek memaafkan, dan bisa mengaplikasikan pelatihan pada kasus-kasus di biro konseling.
