Program Studi Sarjana Psikologi Universitas Gunadarma Memperoleh Akreditasi Internasional FIBAA

Akreditasi merupakan salah satu upaya Program Studi dan Perguruan Tinggi untuk membuktikan kualitasnya. Program Studi Sarjana Psikologi Universitas Gunadarma sendiri telah mengantongi akreditasi nasional melalui BAN-PT dengan peringkat A sejak tahun 2023. Atas dasar ini, perluasan kualitas pendidikan tinggi yang diselenggarakan oleh program studi menjadikan Foundation for International Business Administration Accreditation (FIBAA) sebagai langkah selanjutnya bersama-sama dengan Program Studi Sarjana Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma.
Proses pengajuan akreditasi, penyusunan laporan self-assessment, visitasi, hingga penerimaan status akreditasi ini tidak akan dapat terlaksana tanpa dukungan dari Prof. Dr. E.S. Margianti, SE, MM selaku Rektor Universitas Gunadarma, Dr. Ravi A. Salim S selaku Wakil Rektor I, Prof. Suryadi Harmanto, Ssi, MMSI selaku Wakil Rektor II, Dr. Irwan Bastian selaku Wakil Rektor III, dan Prof. Dr. Didin Mukodim selaku Wakil Rektor IV, serta Prof. Dr. A.M. Heru Basuki, MPsi. selaku Dekan Fakultas Psikologi Universitas Gunadarma.

Sejak dimulainya proses penyusunan berkas pengajuan akreditasi hingga diskusi dengan pihak Bajamtu Universitas Gunadarma, dengan dampingan Bapak Dr. rer. pol. Ir. Sudaryanto, M.Sc., IPU, serta Dekan Fakultas Sastra dan Budaya, Dr. Ichwan Suyudi, M.M., visitasi dan penilaian oleh expert panel ditentukan untuk dilaksanakan pada tanggal 24 hingga 26 September 2024 dengan didampingi Yuliia Bleshmudt selaku FIBAA Project Manager. Expert Panel sendiri dibagi menjadi perwakilan expert dalam sains, yaitu Dr. Maria Ochwat dan Prof. Dr. Simone Schuetz-Bosbach; Ute Beyer sebagai perwakilan dari professional practice; S. Rouli Manalu, Ph.D. sebagai perwakilan country practice dari Universitas Diponegoro, Semarang; serta perwakilan mahasiswa yaitu Shana Korner.

Kegiatan visitasi dilakukan secara daring dan meliputi diskusi antara expert panel dari FIBAA serta perwakilan dari Universitas, Program Studi hingga Dosen serta mahasiswa sebagai dasar penilaian dalam berbagai ranah penyelenggaraan pendidikan tinggi. Diskusi ini meliputi hal-hal yang berkaitan dengan tujuan dan kesesuaian kurikulum dengan situasi di pasar kerja, ujian dan pelaksanaannya hingga internasionalitas program studi, hal-hal berkaitan dengan studi, seperti proses di dalamnya hingga beban kerja bagi mahasiswa serta hal-hal berkaitan dengan dukungan dari Universitas dalam seluruh kegiatan pendidikan tinggi seperti berkaitan dengan perpustakaan, keuangan, career center, serta badan penjaminan mutu.
Adapun perwakilan dari Universitas yang terlibat langsung ketika visitasi adalah Prof. Dr. E.S. Margianti, SE, MM selaku Rektor Universitas Gunadarma, Dr.rer.nat. I Made Wiryana dari International Office Universitas Gunadarma, Prof. Budi Hermana dari bagian BAPSI, Dr.rer. pol. Sudaryanto dari Universitas bagian Badan Penjaminan Mutu, Dr. Renny dari bagian Konsultasi Karir / Career Center, Dr. Rooswhan Budi Utomo dari bagian Perpustakaan Universitas Gunadarma, serta Dr. Aviarini Indrati dari bagian E-Learning Universitas Gunadarma
Dari Fakultas Psikologi dan Program Studi Sarjana Psikologi dihadiri oleh Dr. Anita Zulkaida sebagai Wakil Dekan Kurikulum Fakultas Psikologi, Dr. Sugiharti Binastuti sebagai Wakil Dekan Keuangan Fakultas Psikologi, Dr. M. Fakhrurozzi sebagai Wakil Dekan Kemahasiswaan Fakultas Psikologi, Dr. Ira Puspitawati sebagai Ketua Program Studi Sarjana Psikologi serta Dr. Praesti Sedjo sebagai Sekretaris Program Studi Sarjana Psikologi, dan Sekar Ayuning Ati, S.Psi, M.Si. sebagai Programme organisation dari Program Studi Psikologi.

Visitasi daring ini juga melibatkan dosen-dosen pengajar beberapa mata kuliah, mahasiswa aktif, serta alumni dari masing-masing Program Studi. Dari Program Studi Sarjana Psikologi, dosen yang hadir dalam visitasi daring ini adalah Dr. Matrissya Hermita, M.D., beliau mengajar mata kuliah diantaranya Psikologi Faal dan Digital Citizenship, Dr. Wahyu Rahardjo, mata kuliah yang diajarkan diantaranya Konstruksi Alat Ukur, Metodologi Penelitian Kuantitatif, Dr. Meta Damariyanti mengajarkan diantaranya mata kuliah Penyusunan Alat Ukur dan Tes Proyektif, serta Metode Pengukuran Intelegensi, Dr. Ratna Maharani Hapsari, mengajarkan mata kuliah diantaranya Psikologi Kognitif dan Psikologi Kognitif Sains, serta Adi Sulaiman, S.Psi., M.Si, mata kuliah yang diajarkan adalah Psikologi Industri dan Organisasi.

Sementara itu, mahasiswa dari Program Studi Sarjana Psikologi yang hadir sebagai perwakilan mahasiswa dalam visitasi daring ini adalah Inaya Sabila Rivai, Tasya Syahlani, dan Halwa Nurfadhila. Alumni diwakili oleh F.X. Yoseptian Lee S.Psi, MBA, Muji Novrita, S.Psi. M.Si, dan Herdiyan Maulana, S.Psi. PhD.


Sekilas tentang FIBAA
FIBAA (Foundation for International Business Administration Accreditation) merupakan lembaga akreditasi dengan misi untuk mendukung transparansi dan kualitas dalam sektor pendidikan, khususnya pada tingkat pendidikan S1, S2, dan S3. FIBAA fokus pada evaluasi akademik dan evaluasi berbasis konten dari program studi, khususnya yang mengarah ke gelar Sarjana dan Magister, serta akreditasi kelembagaan institusi pendidikan tinggi baik di Jerman maupun internasional.
Akreditasi FIBAA memberikan informasi yang rinci dan umpan balik dengan bukti objektif mengenai kualitas program studi dengan mengevaluasi lima ranah utama, yakni tujuan program studi, standar dan prosedur penerimaan mahasiswa baru, isi, struktur dan konsep didaktis program studi, lingkungan akademik dan standar kerangka kerja serta jaminan kualitas, pengembangan kualitas dan dokumentasi penjaminan ini. Dalam ranah-ranah tersebut FIBAA memberikan penekanan khusus, internasionalitas, kesesuaian dengan kebutuhan pasar kerja saat ini serta relevansi ekonomi.
Diharapkan dengan status akreditasi internasional ini, Program Studi Psikologi dan Ilmu Komunikasi akan semakin berkembang dan relevan, baik dalam kancah nasional maupun internasional. Selain itu, dengan adanya proses evaluasi ini, diharapkan dapat menjadi bekal bagi kita semua mempertahankan yang sudah baik, memperbaiki yang masih kurang, serta mendorong berbagai potensi yang dapat dikembangkan dalam civitas akademika kita agar menjadi lebih baik lagi