{"id":1590,"date":"2023-07-09T03:50:32","date_gmt":"2023-07-09T03:50:32","guid":{"rendered":"https:\/\/fpsi.gunadarma.ac.id\/psikologi\/?page_id=1590"},"modified":"2026-07-22T05:21:42","modified_gmt":"2026-07-22T05:21:42","slug":"pengurusan-aktif-kembali","status":"publish","type":"page","link":"https:\/\/fpsi.gunadarma.ac.id\/psikologi\/akademik\/pengurusan-aktif-kembali\/","title":{"rendered":"Pengurusan Aktif Kembali"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kepengurusan aktif kembali diperlukan ketika mahasiswa yang bersangkutan cuti atau dianggap tidak aktif kuliah. Cuti adalah ketika mahasiswa yang bersangkutan mengurus cuti sesuai dengan prosedur yang berlaku. Sementara itu status tidak aktif terjadi jika mahasiswa tidak melakukan prosedur aktif, yakni:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Tidak membayar uang kuliah<\/li>\n\n\n\n<li>Tidak mengisi dan mengambil KRS sampai dengan batas waktu yang ditentukan<\/li>\n\n\n\n<li>Tidak mengajukan permohonan cuti akademik<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Perlu dipahami bahwa masa cuti dan tidak aktif kuliah akan diperhitungkan dalam penentuan batas waktu studi.<\/p>\n\n\n\n<div style=\"height:35px\" aria-hidden=\"true\" class=\"wp-block-spacer\"><\/div>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Ketentuan pengurusan Tidak Aktif Kuliah :<\/h3>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Mahasiswa belum mengisi dan \/ atau mengambil KRS sampai dengan batas akhir pengambilan KRS dan mahasiswa tidak mengajukan permohonan cuti akademik;<\/li>\n\n\n\n<li>Membayar denda tidak aktif kuliah sebesar biaya BPP per semester;<\/li>\n\n\n\n<li>Pengurusan tidak aktif kuliah dapat diwakilkan.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<div style=\"height:35px\" aria-hidden=\"true\" class=\"wp-block-spacer\"><\/div>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Tahap-tahap pengurusan tidak aktif kuliah<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Berikut ini tahap-tahap kepengurusan tidak aktif kuliah <strong>agar bisa aktif kembali<\/strong><\/p>\n\n\n\n<ol style=\"list-style-type:1\" class=\"wp-block-list\">\n<li>Bagi mahasiswa yang masih ada kelas reguler dan tidak aktif selama kurang dari empat semester, silakan membawa KRS dan\/atau bukti pembayaran uang kuliah terakhir yang sudah dibayarkan ke BAAK beserta formulir tidak aktif kuliah (dapat diunduh di situs <a href=\"https:\/\/baak.gunadarma.ac.id\/adminAkademik\/3#undefined3\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">BAAK<\/a>)<br><\/li>\n\n\n\n<li>Bagi mahasiswa yang sudah ada tidak ada kelas reguler (non-kelas) atau tidak aktif selama lebih dari empat semester, silakan hubungi Jurusan dengan menyertakan<br>\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Surat keterangan cuti atau non-aktif semester sebelumnya<br><\/li>\n\n\n\n<li>KRS terakhir sebelum cuti atau non- aktif<br><\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n\n\n\n<li>Berkas-berkas di atas dapat diserahkan dengan mengirimkan email ke <a href=\"mailto:adm.sekjurpsiug@gmail.com\">adm.sekjurpsiug@gmail.com<\/a>. Berkas tersebut diperlukan untuk mendapatkan surat persetujuan aktif kembali dari Ketua Jurusan. Setelah mendapatkannya, serahkan ke BAAK dan dilampirkan bersama dengan KRS dan bukti pembayaran terakhir<br><\/li>\n\n\n\n<li>Informasi lebih lengkap dapat dilihat di situs <a href=\"https:\/\/baak.gunadarma.ac.id\/adminAkademik\/3#undefined3\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">BAAK<\/a>. Prosedur terbaru untuk pengurusan non aktif untuk kembali aktif kuliah dapat dilihat di <a href=\"https:\/\/baak.gunadarma.ac.id\/beritabaak\/709\">laman berita di BAAK berikut<\/a>. <\/li>\n<\/ol>\n\n\n<!-- wp:themify-builder\/canvas \/-->","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kepengurusan aktif kembali diperlukan ketika mahasiswa yang bersangkutan cuti atau dianggap tidak aktif kuliah. Cuti adalah ketika mahasiswa yang bersangkutan mengurus cuti sesuai dengan prosedur yang berlaku. Sementara itu status tidak aktif terjadi jika mahasiswa tidak melakukan prosedur aktif, yakni: Perlu dipahami bahwa masa cuti dan tidak aktif kuliah akan diperhitungkan dalam penentuan batas waktu [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":0,"parent":1200,"menu_order":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","template":"","meta":{"footnotes":""},"class_list":["post-1590","page","type-page","status-publish","hentry","has-post-title","has-post-date","has-post-category","has-post-tag","has-post-comment","has-post-author",""],"builder_content":"","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fpsi.gunadarma.ac.id\/psikologi\/wp-json\/wp\/v2\/pages\/1590","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/fpsi.gunadarma.ac.id\/psikologi\/wp-json\/wp\/v2\/pages"}],"about":[{"href":"https:\/\/fpsi.gunadarma.ac.id\/psikologi\/wp-json\/wp\/v2\/types\/page"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fpsi.gunadarma.ac.id\/psikologi\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fpsi.gunadarma.ac.id\/psikologi\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1590"}],"version-history":[{"count":11,"href":"https:\/\/fpsi.gunadarma.ac.id\/psikologi\/wp-json\/wp\/v2\/pages\/1590\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":5653,"href":"https:\/\/fpsi.gunadarma.ac.id\/psikologi\/wp-json\/wp\/v2\/pages\/1590\/revisions\/5653"}],"up":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fpsi.gunadarma.ac.id\/psikologi\/wp-json\/wp\/v2\/pages\/1200"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fpsi.gunadarma.ac.id\/psikologi\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1590"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}