Tata Tertib

Tata Tertib Praktikum

Laboratorium Psikologi Fakultas Psikologi Universitas Gunadarma menetapkan tata tertib praktikum berdasarkan tata tertib praktikum yang berlaku di Universitas Gunadarma, sebagai berikut:

1.      Praktikum wajib diikuti oleh semua mahasiswa dengan persyaratan sebagai berikut:

a.       Terdaftar sebagai mahasiswa Universitas Gunadarma pada semester yang bersangkutan, dengan menunjukkan Kartu Rencana Studi (KRS) dan Kartu Tanda Mahasiswa (KTM).

b.      Membawa prasarana praktikum yang telah ditentukan.

c.       Berpakaian rapi dan sopan:

Pria:    memakai kemeja dan celana panjang bukan dari bahan jeans dan tidak robek, rambut tidak gondrong (tidak boleh melebihi kerah dan di atas alis), rambut tidak di cat, dan sepatu tertutup.

Wanita: memakai blus dan rok di bawah lutut, belahan rok harus di bawah lutut, dan bukan dari bahan jeans, dan sepatu tertutup.

d.      Bagi pria tidak boleh menggunakan anting-anting

e.       Wajib menghadiri pengarahan (briefing) pada awal praktikum.

2.      Praktikum dilaksanakan satu minggu sekali dengan jadwal yang telah ditentukan, Minimal setiap mahasiswa harus mengikuti praktikum sebanyak 8 (delapan) kali pertemuan per semester. Bila kurang dari delapan kali pertemuan, maka praktikan diberi kesempatan untuk mengulang sesuai dengan materi yang harus diulang, dengan syarat harus membayar denda pengulangan sebesar Rp. 5000,- (lima ribu rupiah) per pengulangan praktikum ke bank.

3.      Hadir 15 menit sebelum praktikum dimulai. Bila terlambat lebih dari 15 menit dari jadwal praktikum, maka Koordinator Asisten dapat menolak praktikan untuk mengikuti praktikum.

4.      Selama praktikum berlangsung diwajibkan:

a.       Duduk sesuai dengan tempat duduk dan meja yang telah ditentukan.

b.      Memelihara dan menjaga segala fasilitas peralatan yang ada di Laboratorium Psikologi.

c.       Memelihara suasana yang nyaman dan tenang, dengan tidak:

c.1. Makan, minum, merokok, atau mengotori ruangan.

c.2. Mengeluarkan suara yang keras.

c.3. Hilir mudik yang tidak/kurang perlu.

c.4. Bertindak atau berbicara yang tidak ada hubungannya dengan kegiatan praktikum yang sedang dijalani.

d.      Menciptakan suasana ilmiah dengan:

d.1. Bertanya kepada Asisten bila ada suatu masalah yang tidak dimengerti, berkenaan dengan praktikum yang sedang dijalankan.

d.2. Mencatat hal-hal baru yang ditemui atau perlu dicatat untuk dipelajari sebagai bahan referensi praktikum berikutnya.

d.3. Berusaha semaksimal mungkin untuk mendapatkan hal-hal yang perlu bagi penunjang teori.

e.       Mencatat data-data praktikum dari hasil percobaan sendiri.

5.      Praktikan yang melakukan pengerusakkan atau menghilangkan alat-alat praktikum, selama praktikum berlangsung, wajib mengganti dengan alat yang sama sebelum melanjutkan praktikum berikutnya.

6.      Pada saat praktikum, praktikan diminta untuk tidak membawa barang-barang berharga.

7.      Setelah percobaan atau pengetesan selesai dan disetujui Asisten, praktikan wajib:

a.       Melaporkan dan menyerahkan kelengkapan alat-alat yang digunakan kepada Asisten yang bersangkutan.

b.      Menyerahkan laporan hasil praktikum kepada Asisten.

c.       Mengisi daftar hadir.

8.      Penilaian praktikum berdasarkan pada:

a.       Makalah tentang materi pratikum, yang dikumpulkan oleh praktikan.

b.      Pelaksanaan administrasi tes, skoring, dan interpretasi hasil praktikum.

c.       Laporan hasil pratikum, yang dikumpulkan oleh praktikan.

d.      Ujian praktikum.

9.      Mahasiswa yang diperkenankan untuk mengikuti ujian praktikum adalah mahasiswa yang telah menyelesaikan seluruh praktikum, dan telah menyelesaikan segala masalah, baik administrasi laboratorium, pengulangan, dan tugas-tugas lainnya.

10.  Sanksi atas pelanggaran di atas adalah:

a.       Teguran dan peringatan

b.      Larangan mengikuti praktikum

11.  Segala hal yang belum diatur dalam tata tertib ini akan diatur kemudian, sesuai dengan kebijakan Koordinator Laboratorium Psikologi dan Kepala Laboratorium Dasar-Menengah-Lanjut Psikologi.