Indonesia Lemah dalam Karya Ilmiah

Kita pernah mendengar lelucon satir bahwa Indonesia mampu mencapai ke bulan dengan tumpukan kertas saking banyaknya lembar laporan, kertas kerja, atau dokumen tertulis. Lelucon yang berkonotasi negatif tersebut menyindir orang Indonesia yang lebih banyak aturan atau konsep tertulis daripada aksi atau realisasinya.

Ya., Indonesia mungkin produktif dalam menbuat aturan, konsep, kertas kerja, dan jenis dokumen tertulis lainnya. Namun sayangnya, itu tidak termasuk karya ilmiah, khusisnya karya ilmiah yang dipublikasikan di jurnal international bereputasi.

Salah satu ukuran reputasi jurnal international tersebut adalah katya ilmiah yang dipublikasikan dalam jurnal tersebut terindeks Scopus. Sebenarnya ada ukuran lainnya yaitu Citation Index yang dikeluarkan Thomson Reuter. Namun kali ini kita menyimak Scopus karena berbicara tentang peringkat karya ilmiah yang dibuat oleh Scimago yang dapat diakses di www.scimagojr.com.

Indonesia memang relatif lemah karena, berdasarkan Scimago Journal Ranking, hanya menempati peringkat ke 57 dari 239 negara. Indonesia telah menghasilkan karya ilmiah yang terindeks scopus sebanyak 32355 artikel atau karya ilmiah. Jumlah kutipan dari karya ilmiah tersebut adalah 230610 sitasi atau 12,72 per artikel.

Peringkat Indonesia masih kalah dari Singapura (peringkat 32), Malaysia (36), dan Thailand (43). Jumlah karya ilmiah dari ketiga negara ASEAN tersebut berturut-turut adalah 192942, 153378, dan 109832. Jumlah artikel tersebut 3 sampai 6 kali lipat dari Indonesia. Statistik produktifitas publikasi tersebut makin mengkhawatirkan jika dihitung per kapita.

Lalu siapa jawara dunianya? Jelas tidak akan lepas dari Amerika Serikat. Tiongkok, Jepang, dan India menjadi wakil Asia di Top 10 Dunia yaitu menempati peringkat 2, 5, dan 9. Peringkat 20 besar dunianya dapat dilihat pada gambar di bawah ini.

Top 20 Dunia (sumber www.scimagojr.com, 30-12-2015)

Top 20 Dunia (sumber www.scimagojr.com, 30-11-2015)

Indonesia  berada pada peringkat 57 dengan daftar peringkat 50 sampai 75 dapat dilihat pada gambar di bawah ini.

Peringkat 50 sampai 75 (sumber www.scimagojr.com, 30-11-2015)

Peringkat 50 sampai 75 (sumber www.scimagojr.com, 30-11-2015)

 

Post Your Thoughts


7 − satu =